Minggu, 08 Februari 2009

Tips Untuk Wireless Security

Jaringan nirkabel biasa disebut wireless network tidak sulit untuk di set up, dan yang pasti sangat nyaman, karena kita bisa berjalan jalan keliling rumah atau kantor memakai komputer portable (laptop) dengan tetap mengakses jaringan internet. Tapi.... karena wireless network memakai gelombang signal, maka dari itu akan lebih mudah untuk seseorang untuk nge-hack wireless network dibandingkan dengan koneksi network yang memakai media kabel.

Ada beberapa tips yang bisa digunakanuntuk mengamankan wireless network.

1. Mengunakan enkripsi.
Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, namun banyak juga wireless access points (WAPs) yang tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya.

2. Memakai enkripsi yang kuat.
Dengan adanya celah yang berada di WEP, Sangat di sarankan untuk mengaktifkan Wi-Fi Protected Access (WPA). Syarat menggunakan WPA, pastikan terlebih dahulu WAP harus dapat men-supportnya dan client yang menggunakan juga harus dapat men-support WPA.

3. Mengubah Default Password Administrator.
Rata - rata pabrik yang memakai WAP untuk produknya, mereka menggunakan Password Akibatnya para hacker dapat menggunakannya untuk merubah setting pada WAP anda. Maka hal pertama yang disarankan adalah melakukan penggantian Default Password pada konfigurasi WAP. Minimal 8 karakter yang di gunakan, bila perlu kombinasi kan huruf dan angka, dan jangan menggunakan kata - kata ataupun kalimat yang umum.

4. Non Aktifkan SSID Broadcasting.
SSID adalah singkatan Service Set Identifier merupakan nama wirless network kita. biasanya SSID dari WAP akan di broadcast secara default.

5. Mengganti default SSID.
Setiap pabrik pasti menyediakan default SSID untuk produk yang dikeluarkan. Kegunaan dari me-non aktif-kan SSID broadcasting agar user lain tidak tahu nama dari network kita, namun jika masih ingin memakai default SSID, maka tidak akan sulit bagi user lain menerka SSID untuk mengetahui nama network kita. maka dari itu ada baiknya ubahlah default SSID.

6. Non Aktifkan WAP ketika tidak dipakai.
Apabila kita mempunyai client atau user yang terkoneksi pada saat-saat tertentu, salah satu contohnya adalah kantor yang menggunakan jaringan nirkabel apabila sore hari disaat para pekerja pulang alangkah lebih baik mematikan wireless networknya karena untuk mengantipasi para inntruder untuk melaksanakan niat jahatnya.

7. Menggunakan MAC filtering.
Biasanya dari kebanyakan WAP akan memberi kita pilihan untuk memakai filter Media Access Control (MAC). Berarti kita dapat membikin daftar computer mana saja yang bisa mengakses wireless network kita, malalui MAC address atau alamat fisik yang berada di network card masing masing computer. Sehingga koneksi dari MAC yang tidak ada dalam daftar akan ditolak.

8. Mengisolasi wireless network dari LAN.
Cara mencegah internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, sangat perlu dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN, dengan cara memasang firewall antara wireless network dan LAN.

9. Mengontrol signal wireless
802.11b WAP biasanya sanggup memancarkan gelombang sampai dengan kurang lebih berjarak sekitar 300 feet, namun jarak ini bisa ditambah lagi dengan cara menggunakan antenna dengan kualitas yang lebih bagus.

10. Memancarkan gelombang signal pada frekwensi yang berbeda.
Salah satu cara untuk berlindung dari hacker yang biasa menggunakan teknologi 802.11b/g , yang lebih banyak digunakan adalah dengan memakai 802.11a, itu karena 802.11a bekerja pada frekwensi yang berbeda yaitu di frekwensi 5 GHz, maka NIC yang di desain khusus untuk bekerja pada teknologi yang populer tidak akan dapat menangkap signal tersebut.

Tidak ada komentar:

WELLCOM TO BLOGG